Halloween party ideas 2015

Manokwari, Selasa 22 November 2011

TNI & POLRI
AMPNews - Beberapa hari yang lalu Pemerintah Indonesia melakukan penambahan militer ( TNI/POLRI ) di Tanah Papua dan telah dimuat di beberapa media, dan pada akhirnya Pemerintah Indonesia sendiri menuai kritik dari beberapa kalangan Praktisi HAM di Negara ini. Namun ternyata kritik yang dilontarkan oleh para Praktisi HAM ini tidak didengarkan oleh Pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia justru melakukan penambahan militer di Tanah Papua secara diam - diam, tanpa sepengetahuan media. 

Namun hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga Papua kepada tim redaksi AMPNews bahwa, pada hari Senin 21 November 2011 sekitar jam 00.30 WIT, ada tiga buah kapal perang Indonesia yang memuat pasukan militer Indonesia ( TNI/POLRI ) sedang menurunkan Pasukan di Pelabuhan AL Manokwari. Menurut pengakuan dari warga ini sendiri bahwa dia tidak tahu betul akan apa tujuan dan dari mana asal Pasukan tersebut, namu yang ia tahu bahwa ada sekitar 8 - 10 kompi pasukan yang diturunkan di Pelabuhan AL Manokwari tersebut. dan menurutnya lagi bahwa kemungkinan besar pasukan yang diturunkan ini merupakan pasukan ILEGAL, karena setelah menurunkan pasukan di pelabuhan AL Manokwari ketiga kapal tersebut langsung meninggalkan Pelabuhan AL Manokwari  dan kemungkinan ketiga kapal perang tersebut melakukan penurunan pasukan di daerah - daerah Papua yang lainnya pula.

Pada pagi harinya sekitar pukul 17.00 WIT, warga ini melihat sedang dilakukannya upacara gabungan antara TNI AL dan BRIMOB. menurut kesaksian warga ini bahwa hal ini ( upacara gabungan  ) belum pernah dilaksanakan sebelumnya, namun menurut penuturan warga ini bawa kemungkinan hal ini di lakukan untuk melakukan Operasi sebelum tanggal 1 Desember 2011 yang merupakan Hari Kemerdekaan West Papua. ( AMPNews )

Post a Comment

Powered by Blogger.