Halloween party ideas 2015

ilustrasi militeristik di Papus, Jubi, Jayapura, 29/1/2014

Paniai- Aktivis keagamaan mencatat enam puluh warga desa di Kabupaten Paniai, Papua, tewas dalam pengungsian.
Juru Bicara Biro Perdamaian dan Keadilan Gereja Kemah Injil Kingmi Papua Daerah Paniai Agus Mote mengatakan, mereka mengungsi setelah Kepolisian Paniai membakar desa di sana. Aksi itu dilakukan saat polisi mencari pelaku penembakan. Polisi menuding Organisasi Papua Merdeka sebagai pelakunya dan bersembunyi di desa tersebut.

Pada waktu itu desa Uwamani, desa Badawo, desa Yagiyo mereka takut baru pergi mengungsi di tempat lain. Lalu ada yang mati di tempat orang lain, ada yang mati di jalanan, ada yang mati di kampungnya sendiri, berjumlah 63 orang. Lalu ada yang melahirkan anak di perjalanan, sehingga yang lahirkan anak dijalanan itu 12 orang.

Juru Bicara Biro Perdamaian dan keadilan Gereja Kemah Injil Kingmi Papua Daerah Paniai Agus Mote menambahkan akibat aksi polisi itu ribuan warga menjadi pengungsi.
Sebelumnya, polisi membakar hangus markas Organisasi Papua Merdeka di Kabupaten Paniai. Warga menuding polisi juga menjarah kebun dan ternak mereka di tiga kampung. Peristiwa ini terjadi sejak akhir tahun lalu hingga Februari kemarin.

Post a Comment

Powered by Blogger.