Halloween party ideas 2015

 Salam Pembebasan !

Setelah mencoba melakukan upaya pembungkaman ruang demokrasi kepada Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] komite kota Solo bebera waktu lalu, dengan melakukan penghadangan terhadap aksi AMP yang dilakukan pada tanggal 19 Desember 2013 serta menyebar dan menempelkan berbagai poster dan selebaran berupa ancaman dan intimidasi terhadap anggota AMP kota Solo di tempat - tempat umum seperti jalanan dan kampus - kampus tempat kuliah Mahasiswa Papua di kota Solo, sekelompok oknum yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat "GEMPAR" kembali melakukan aksi intimidasinya kepada Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] di kota Yogyakarta.

Upaya intimidasi lewat selebaran dan poster - poster yang  dilakukan oleh GEMPAR ini kembali mereka lakukan kepada Aliansi Mahasiswa Papua [AMP], namun saat ini aksi itu dilakukan oleh mereka di kota Yogyakarta. Hal ini baru terungkap ketika beberapa orang kawan AMP menemukan sebuah selebaran bernada ancaman yang ditempelkan oleh oknum GEMPAR di daerah Condong Catur pada hari ini (sabtu,08/02/2014) sekitar pukul 15:45 waktu Jogja.

Dari selebaran yang berhasil ditemukan oleh kawan - kawan AMP sore tadi, maka kami berfikir bahwa kelompok yang menamakan GEMPAR ini sedang berupaya untuk mencari sensasi dan berupaya untuk mematikan setiap gerakan - gerakan Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] di wilayah Jawa - Bali, dan oleh karena itu, kami himbau kepada seluruh kawan - kawan Aliansi Mahasiswa Papua di seluruh wilayah Jawa - Bali agar tetap eksis dalam memperjuangkan dan menyuarakan Hak - Hak dasar Rakyat Papua, untuk itu, kami beritahukan kepada kawan - kawan AMP se Jawa - Bali untuk menjadikan apa yang dilakukan GEMPAR ini  sebaagai sebuah motifasi dan dorongan bagi pergerakan Aliansi Mahasiswa Papua dalam menyuarakan aspirasi Rakyat Papua di seluruh wilayah Kolonial Indonesia (Jawa - Bali).

Selain itu, kami informasikan dan beritahukan kepada siapa saja oknum - oknum yang menamakan diri GEMPAR bahwa " ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP] tidak akan sedikitpun merasa takut dan gentar atas selebaran ancaman yang GEMPAR keluarkan, dan kami tegaskan bahwa ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP] akan tetap menyuarakan HAK MENENTUKAN NASISB SENDIRI BAGI RAKYAT PAPUA di Tanah Jawa - Bali, hingga PAPUA MERDEKA !".

Salam Pembebasan !

Yogyakarta, 08-02-2013


ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP]






Post a Comment

Powered by Blogger.