Halloween party ideas 2015

Foto Dok. Abet Gobay
Diskusi Bersama tentang Operasi Trikora 1961 di Tanah Papua Barat
Sesuai pernyataan sikap yang di keluarkan oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Pusat, Bali juga memperinggati hari Trikora 19 Desember 1961 yangbertepat  pada tanggal19 Desember 2016 dengan diskusi bersama Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali dan LBH (Lembaga Bantuan Hukum), serta  para undangan-undangan yang hadir. Dengan thema  umum“Hak Menentukan Nasib Sendiri Solusi Bagi Rakyat Papua Barat”. Konten acara yang di isi Nonton film Trikora dan diskusi, Drama Perlawanan, Puisi Perlawanan, Lagu Perlawanan bertempat di Asrama Papua Jl. Pulau Sula No. 27 Waktu 16:00-sampai dengan selesai.

Operasi Trikora Tahun 1961 telah mencapai tahun yang ke-55, di mana saat itu, masyarakat Papua di paksa, disiksa, di aniyaiya, dan dipermainkan oleh para militerisme untuk tetap masuk dalam pangkuan NKRI melalui kekuasan Ir.Soekarno secara dekralasi yang di keluarkannya. Sebenarnya bangsa Papua Barat telah merdeka saat Tahun 1961 sesuai sejarah dan ideology yang tercatat.

Diskusi ini memberikan tentang pemahaman bahwa bangsa Papua Barat yang dahulu adanya berbagai Operasi Trikora militer Kolonial Indonesia yang menguasai seluruh tanah Papua Barat, sehingga banyak rakyat Papua Barat  telah terhanyut dalam tangan militerisme itu.

Menyinggung juga, tentang apa yang harus kita sikapi bersama bahwa Trikora yang di lakukan itu hanya Illegal demi membubarkan bangsa Papua Barat untuk bergabung dengan NKRI, maka perlu proses menyikapi secara bersama dalam merebut kembali tentang sejarah dan Ideology Papua Barat.

Melihat dengan apa yang telah di lakukan dalam militerisme yang di kuasai pada saat Operasi Trikora merupakan masalah HAM yang tidak pernah di selesaikan sampai saat ini, apa lagi mengenai pengakuan dari para penguasa, system, dan pelaku  di negara Indonesia ini dan pula menyelesaikan secara Internasional. Kerana melihatnya kenyataan rakyat Papua Barat dapat di perlakukan secara paksaan dan tekanan yang sangat serius saat itu.

Kehadiran Operasi Trikora Tahun 1961 merupakan hasil yang masih dilakukan oleh para militerisme di tanah Papua Barat yang sedang berlaku saat ini, karena rakyat Papua Barat yang terbunuh oleh militeri tidak dapat di hitung lagi, apa lagi yang di bunuh secara tersembunyi maupun nyata serta digunakan para pihak-pihak tertentu untuk membunuh rakyat Papua Barat secara Strategi yang tersusun.

Dengan Operasi Trikora inilah NKRI merebut bangsa Papua Barat untuk bergabung secara keterpaksaan, sehingga di balik itu, Indonesia mengklaim tentang nama Bangsa, nama Negara, lambang Negara bangsa Papua Barat, akhirnya para penguasa Indonesia mempersiapkan para inprealisme menguasi di tanah Papua Barat untuk mencuri, merampas, merampok, harta kekayaan alam Papua Barat yang sampai masa kini berlangsung dengan berbagai saham. Dan ada pula Imprealisme-inprealisme inilah mengunakan para militerisme untuk menopang dalam kerja-kerja saham di tanah Papua Barat.

Maka dari itu, hal yang harus di persiapakan oleh generasi mudah adalah solusi untuk bagimana mempersiapkan perjuangan bangsa Papua Barat untuk meluruskan perjuangan dan pergerakan penentuan nasib sendiri dan mengusir para penguasa-penguasa inprealisme di tanah Papua barat, karena dilihat dari System Indonesia yang tidak mampu untuk meluruskan masalah- masalah di Papua Barat, maka marilah persiapkan pergerakan dalam mengobarkan semagat muda dengan melahirkan para pejuang-pejuang penegak atas kebenaran dan keadilan melalui “One People, One Soul”

Salam Revolusi!


Penulis adalah Agitasi dan Propaganda Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali

Post a Comment

Powered by Blogger.