Halloween party ideas 2015

Photo saat Aksi AMP KK Malang, minggu 09 September 2018
Malang- Pada, Minggu 09 September 2018, Aliansi Mahasiswa Papua Komite kota Malang melakukan aski  demo damai untuk Buruh Toypta Jepng PT. Nambu Plastic Indonesia. Dengan terkait itu, di terangkan oleh AMP Komite Kota Malang Bahwa, Buruh Indonesia kembali mengalami perampasan hak yang dilakukan oleh perusahaan asal jepang yang menolak mengangkat empat buruh menjadi kariawan tetap dan malah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Padahal awalnya dalam risalah perundingan tanggal 22 November 2017, Nambu telah menyatakan kesedian melakukan pengangkatan dan sudah ada anjuran nomor 565/3069/ DISNAKER pada 25 mei 2018 yang pada pokoknya menyatakan demi hukum, buruh seharusnya menjadi karyawan tetap.

Dalam rangka untuk menyikapi nasib buruh di atas maka SOLIDARITAS DARI ALIANSI MAHASISWA PAPUA KOMITE KOTA MALANG (AMP-KK-MALANG) melakukan aksi damai rencananya aksi dilakukan sesuai dengan surat pemberitahuan ke porlesta kota malang yaitu aksi long mach dari titik kumpul stadion Gajayana malang menuju titik aksi di depan kantor balai kota kota malang. Bisa lihat Juga pernyataan sikapnya- aksi Nasional terkait itu pernyataan-sikap-copot-monang-sihotang.

Secara nasional pun AMP melakukan aksi bersama termasuk AMP Komite Kota Bali melakukan diskusi, Jakarta Aksi Demo Damai, Bandung aksi Demo damai, Surabaya diskusi, malang asksi demo damai, dan Makasar aksi bersama Promodem dll.

Kronologis Aksi terkait AMP-KK-malang

Pukul : 13.00 Wib Masa aksi mulai kumpul di titik kumpul stadion Gajayana malang
Pukul : 13.15 Wib pihak aparat keamanan menggunakan 4 mobil dinas dan 1 ambulance pilice datang di titik aksi bersama sekitar 20’an Ormas reaksinoner yang mengatasnamakan Aremania.
Pukul : 13.30 wib Masa aksi sekitar 20’an orang mulai membentuk barisan untuk longch mach dari titik kumpul menuju ke titik aksi
Pukul : 13.35 wib 4 orang intel berpakean preman mendatangi ke masa aksi dan menghadang dengan alasan surat pemberitahuan ke porlesta tidak sesuai prosedur sehingga aksi tidak boleh di jalankan.
Pukul : 13.50 wib negoisasi dengan aparat keamanan untuk minta kejelasan terkait penghadanngan kemudian aparat keamanan tetap ngotot untuk aksi tidak boleh di lanjutakkan.
Pukul : 13.55 pada saat negoisasi berlanggsung ada intel datang dan memprokasi dengan menggeluarkan kalimat “ PAPUA MAU MERDEKA BARU KENAPA MELAKUKAN AKSI DISINI” namun masa aksi tetap tenang dan tidak terpropokasi.
Pukul : 14.00 wib pada saat negoisasi berlanggsung ada kawan solidaritas dari Indonesia atas nama (A.A) diseret ke pojok tembok oleh 3 orang intel kemudian meminta identitas/KTP untuk di foto namun ada masa aksi yang sempat lihat kemudian langgsung mendatangi 3 orang dan berhasil menggamankan kawan (A.A) sehingga tidak sempat di foto identitasnya.
Pukul : 14. 15 pada saat negoisasi ada aparat yg menggacam bahwa kloh masa aksi tetap ngotot untuk long mach maka saya akan datangkan ormas karena kemarin ormas sempat melakukan aksi untuk membubarkan keberadaan AMP di kota malang.
Pukul : 14.20 setelah negoisasi selesai masa aksi di ijinkan hanya melakukan pembacaan pernyataan sikap di titik aksi dan tidak boleh keluar sampai ke jalan.
Pukul : 14.30 Masa aksi membentangkan poster dan spanduk dititik kumpul kemudian melakukan pembacaan peryantaan sikap dengan kawalan ketat oleh aparat keamanan dan ormas yang mengatasnamakan aremania.
Pukul : 14.50 pembacaan pernyataan sikap selesai kemudian masa aksi membubarkan diri.

Korlap: Abdul Pelle

Malang,9 september 2018

Salam Pembebasan Nasional

Post a Comment

Komentar Anda

[disqus][facebook]
Powered by Blogger.